Ramyeon, Mie Ala Korea Selatan, Yang Bikin Penggila Mie Ketagihan

0
773

Ramyeon nggak ubahnya seperti makan mie instan kalo di Indonesia, mie yang biasanya anak kos sering makan itu sangatlah berbeda penyajiannya dengan mie kebanyakan. Karena hal unik dan tak lazim inilah, di Korea hal ini dianggap biasa aja.

Ramyeon itu harus PEDAS, PANAS dan berwarna MERAH! Kenapa?
Sebenarnya, warna merah ini dimaksudkan sebagai sebuah penanda bahwa mie yang akan disantap ini sangat pedas jadi hati hati ya kalo makan ramyeon.

Ramyeon tanpa Kimchi, ibarat makan mie tanpa nasi.
Di korea sendiri yang mayoritasnya orang orang disitu penggemar sayur fermentasi ini selalu mengkombinasikan sayuran kimchi dengan ramyeon yang pedas luar biasa. Kenapa alasannya? Karena ramyeon yang dihidangkan tanpa kimchi hanya sebatas makan mie instan yang biasa kita santap sehari hari, tapi setelah diaduk dan disantap bersama kimchi. Rasa asam yang dihasilkan kimchi bercampur menjadi mie pedas dengan cita rasa asam yang nikmat. Bikin orang geleng geleng kepedesan dan keringetan.

Ramyeon dimasak bareng Kimchi
Supaya hasil rasa yang dimasak bersamaan akan menciptakan rasa yang nikmat, ibarat makan soto kalo nggak dicampur jeruk nipis & sambel nggak bakalan nendang rasanya.

Topping tambahan saat makan Ramyeon
Banyak yang membuktikan dengan menambahkan selingan topping berupa telur, daging, atau fishcake tentu menghasilkan kenikmatan tersendiri. Ramyeon malahan lebih mantab lagi kalo di campur keju beserta kimchi secara bersamaan. Walau terlihat kacau tapi sekali coba dijamin bakal ketagihan deh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here