Cara Unik Orang Korea Menghadapi Musim Panas dengan Makan Sup Ayam Ginseng Samgyetang

0
1020
Ada cara unik orang Korea ketika menghadapi musim panas, yaitu dengan makan sup ayam ginseng Samgyetang.

Orang Korea punya sebutan untuk hari-hari panas di musim panas. Pertama, Chobok (초복, 初伏) umumnya jatuh pada bulan Juni, Juli atau Agustus. Ini adalah awal dari “hari-hari panas” musim panas. Sepuluh hari kemudian adalah Jungbok (중복, 中伏) awal dari bagian tengah “hari terpanas” musim panas. Itu berlangsung selama 20 hari. Kemudian mereka memiliki Malbok (말복, 末伏), yang menandai dimulainya sepuluh hari terakhir “hari-hari panas” musim panas. Secara total, periode 40 hari ini, dikenal dengan tiga hari-hari -bok, umumnya berada di antara bulan Juni, Juli dan Agustus, beberapa bulan terpanas di belahan bumi utara. Bersama-sama, mereka disebut sebagai Sambok (삼복, 三伏), secara harfiah merupakan “Tiga Kiriman” atau “Tiga Berbaring”.

Baca juga : Leader iKON B.I Mencoba Ber-Aegyo di Weekly Idol, Member Terkejut

Pada saat Malbok, yang secara tradisional merupakan salah satu hari panas terakhir di musim panas, orang umumnya makan sup ayam ginseng atau hidangan sejenis lainnya untuk menemukan “keseimbangan” antara “unsur-unsur” di tubuh mereka. Selain itu, sup ayam ginseng, atau samgyetang, hanyalah cara yang lezat untuk menghindari panas.

Filosofi Asia Timur Tradisional mengorganisir konsep lima “elemen”. Mereka adalah kayu (목, 木), api (화, 火), bumi (토, 土), logam (금, 金) dan air (수, 水), masing-masing terkait, secara berurutan, dengan warna hijau, merah, kuning, putih dan hitam. Keterkaitan antara “unsur-unsur” ini terkait erat dengan banyak kepercayaan mengenai segala hal mulai dari komposisi musik, penulisan dan pengecatan, hingga strategi militer dan arsitektur atau feng shui (풍수, 風水). Tentu saja, filosofi ini juga digunakan dalam bidang obat-obatan, kesehatan, masakan dan, tentu saja, seni memasak. Sup ayam ginseng terletak di jantung masakan tradisional dan merupakan jantung konsep “keseimbangan” antara lima “elemen.”

Mengkombinasikan kepercayaan tradisional pada lima “elemen” dengan hari-hari musim panas dalam kalender bulan, akhirnya di Korea muncul sebuah ungkapan yang kira-kira bisa diterjemahkan sebagai, “Perangi api dengan api” (이열 치열, 以 熱 治 熱). Inilah alasan mengapa orang makan sup ayam ginseng, atau samgyetang: untuk menjaga “energi” mereka dan untuk “menyeimbangkan” panas tubuh mereka dengan musim panas yang melonjak di luar. Kafetaria melayani sup ginseng ayam di Chobok, awal musim panas tradisional. Mesin pencari seperti google mendesain kartun imut lucu untuk homepage mereka pada hari tiga -bok yang menampilkan sup ayam ginseng. Media berduyun-duyun ke restoran sup ayam ginseng yang terkenal untuk mewawancarai keluarga yang mengantre untuk hidangan musim panas mereka yang mendidih. Antrian bisa memanjang sampai selama satu jam atau lebih. Sup ayam ginseng adalah hidangan musim panas. Ini bukan makanan jika Anda tidak berkeringat.
Seoul Sketch on Malbok (The last hot day in summer based on the lunar calendar)
People make a long queue in front of a popular samgyetang restaurant in Jongno-gu, Seoul, on August 12.
Chebu-dong, Jongno-gu, Seoul, Korea
-More about Samgyetang at YouTube
“Samgyetang(삼계탕), Korean Cuisine for Summer”
http://www.youtube.com/watch?v=Gcyfyz9LNPw
-Korea.net articles about Samgyetang
“Korean food to help fight summer heat wave”
http://www.korea.net/NewsFocus/Culture/view?articleId=110813
Ministry of Culture, Sports and Tourism
Korean Culture and Information Service
Korea.net(www.korea.net)
JEON HAN
————————————
말복을 맞은 서울 모습
말복을 맞아 체부동에 위치한 삼계탕 음식점 앞에 사람들이 길게 줄을 서며 장사진을 이루고 있다.
체부동, 종로
문화체육관광부
해외문화홍보원
코리아넷
전한

Jika ingin mencoba makan sup ayam ginseng Korea atau Samgyetang, meskipun di Indonesia tidak ada musim panas, kalian bisa datang ke Restoran DaGo yang terletak di Jl.Panglima Polim Raya No.61 (Samping Dapur Solo Melawai atau Depan All Fresh Melawai). Disana disajikan menu berbagai olahan ayam khas negeri ginseng, dan yang pasti menu utamanya adalah Samgyetang dengan rasa otentik Korea. Ada discount juga selama Februari 2018, 50% discount all item jika dengan reservasi, 30% discount all time tanpa reservasi.

source : (1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here